• Ini Penyebab Kematian Terbanyak Di Dunia

    Menurut sebuah laporan dari studi Beban Beban Global, rentang usia rata-rata orang di dunia saat ini adalah 72,5 tahun (75,3 tahun untuk wanita dan 69,8 tahun untuk pria). Angka ini meningkat karena pada tahun 1970, rata-rata siklus menstruasi kehidupan manusia hanya mencapai 58,4 tahun, dan pada tahun 1990 mencapai 65,1 tahun.

     

    Diinformasikan oleh ilmu yang hidup, pada 2016 kemarin angka kematian dunia mencapai 54,7 juta orang. Hampir sepertiga disebabkan oleh penyakit yang tidak bisa dikomunikasikan seperti penyakit jantung, stroke dan kanker. Hanya 19% kematian yang disebabkan oleh penyakit menular, penyakit kehamilan dan persalinan, penyakit neonatal (penyakit pada bayi baru lahir) dan penyakit gizi (kekurangan gizi).

     

    8% sisanya adalah korban luka akibat luka dan luka.

     

    Dari tahun 2006 sampai 2016, angka kematian akibat penyakit menular, maternal, neonatal, dan gizi menurun secara signifikan menjadi hampir 24%, terutama kematian bayi di bawah 5 tahun. Kematian akibat HIV / AIDS pada orang dewasa dan anak-anak juga menurun 46% dibandingkan tahun 2006.

     

    Namun kabar buruknya, jumlah kematian akibat penyakit nonmencular semakin meningkat. Persentase telah meningkat sebesar 16% antara tahun 2006 dan 2016, yang berarti bahwa jumlah kematian akibat penyakit non-ibu meningkat sekitar 5,5 juta. Penyebab utama kematian adalah penyakit jantung iskemik (penyumbatan arteri) dengan angka kematian 9,5 juta pada tahun 2016. Diikuti oleh diabetes, yang menyebabkan kematian 1,4 juta orang pada tahun 2016.

     

    Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal medis The Lancet untuk bulan September 2017, pola kesehatan global berubah dengan jelas. Penyakit non-meningeal, "yang telah menyebabkan tingkat kematian yang cukup tinggi di kalangan remaja dan orang dewasa setengah baya, harus mendapat lebih banyak prioritas politik."

     

    Selain itu, cara melancarkan haid angka kematian manusia yang disebabkan oleh konflik dan terorisme juga meningkat secara signifikan sejak tahun 2006. Pada tahun 2016 saja, ada 150.500 kematian. Angka ini 143% lebih banyak dari tahun 2006. Menurut para peneliti, sebagian besar kematian ini disebabkan oleh konflik yang terjadi di Asia Tengah dan Afrika Utara.

     

    Tidak hanya itu, tingkat kematian 2016 juga disebabkan oleh penyalahgunaan obat-obatan seperti opioid, amfetamin dan obat-obatan lainnya.

     

    Padahal, kehidupan manusia di tahun 2016 semakin lama dibanding dekade yang lalu. Tapi dunia menghadapi banyak masalah lain, seperti obesitas, konflik kesehatan mental yang memicu penyalahgunaan narkoba.

     

    Penelitian ini merupakan kolaborasi antara Institute of Health Measurement and Assessment (IHME) dari University of Washington di Seattle, dengan 2.500 karyawan dari 130 wilayah dan negara lain di seluruh dunia.


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: